Strengthening Public Legal Critical Awareness Through The Book Launch of "Mengapa Hukum Dipermainkan?" Why Is The Law Manipulated?

Authors

  • Zetria Erma Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Jl. Teladan No. 15 Medan, Indonesia
  • Ramadhany Nasution Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Jl. Teladan No. 15 Medan, Indonesia
  • Jenda Ingan Mahuli Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Jl. Teladan No. 15 Medan, Indonesia
  • Syawal Amry Siregar Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Jl. Teladan No. 15 Medan, Indonesia
  • Oktavianto Setyo Nugroho Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Jl. Teladan No. 15 Medan, Indonesia
  • Saimah Rambe Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Jl. Teladan No. 15 Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51601/ijcs.v6i2.909

Abstract

The low level of legal understanding among the public is one of the main reasons why law can easily be manipulated by those in power. Communities that are unaware of their rights tend to accept injustice without resistance. Arising from this condition, this community service activity was carried out through the launch and book discussion of "Mengapa Hukum Dipermainkan?" [Why Is the Law Manipulated?] by Eka Putra Zakran, SH., MH., as a means of education and strengthening the public’s critical attitude toward the existing legal system. The event was attended by participants from various backgrounds, ranging from students, community leaders, and members of advocate organizations to local government representatives. The implementation methods included an open book launch, a book discussion session, interactive discussions, and a direct question-and-answer session with the author and resource persons. The results showed a significant increase in participants’ understanding of their legal rights, as well as the growth of a critical attitude in evaluating law enforcement processes in their surroundings. This program is expected to serve as a starting point for the formation of a legally literate society that is willing to question injustice.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. Alfiannur, "Kesadaran hukum dan ketaatan mematuhi hukum oleh masyarakat Indonesia saat ini [Legal awareness and compliance with the law among Indonesian society today]," De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 3, no. 5, 2023, pp. 160–168.

[2] R. Andraini, "Upaya menumbuhkan jiwa kesadaran masyarakat untuk mentaati hukum [Efforts to cultivate a spirit of legal awareness among the public]," Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, vol. 3, no. 3, 2023, pp. 100–106.

[3] F. A. Candra dan F. J. Sinaga, "Peran penegak hukum dalam penegakan hukum di Indonesia [The role of law enforcers in law enforcement in Indonesia]," Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 1, 2021, pp. 41–50.

[4] Eka Putra Zakran, Mengapa Hukum Dipermainkan? Telaah Kritis Carut-Marut Penegakan Supremasi Hukum di Tanah Air [Why Is the Law Manipulated? A Critical Review of the Chaotic State of Rule of Law Enforcement in Indonesia]. Medan: DPP AdNI Press, 2026.

[5] Komnas HAM, Laporan Tahunan Komnas HAM: Kondisi Hak Asasi Manusia di Indonesia [Komnas HAM Annual Report: The State of Human Rights in Indonesia]. Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, 2023.

[6] M. Kurniawan dan B. Baehaqi, "Penguatan peran masyarakat dalam penegakan negara hukum dan kesadaran hak asasi manusia pada komunitas Topi Baja, Karanganyar [Strengthening the role of communities in upholding the rule of law and human rights awareness in the Topi Baja community, Karanganyar]," AL HAZIQ: Journal of Community Service, vol. 1, no. 1, 2022, pp. 43–56.

[7] D. Lestari dan A. Putra, "Integrasi literasi hukum dan literasi digital dalam masyarakat informasi di Indonesia [Integration of legal literacy and digital literacy in the information society in Indonesia]," Jurnal Komunikasi dan Hukum, vol. 9, no. 2, 2023, pp. 115–128.

[8] D. Nugroho, Pentingnya Edukasi Hukum bagi Masyarakat [The Importance of Legal Education for the Public]. Yogyakarta: Deepublish, 2019.

[9] W. E. Prasetya, "Dinamika penegakan hukum dan tantangan demokrasi di era digital [Dynamics of law enforcement and democratic challenges in the digital era]," Socius: Jurnal Sosiologi, vol. 5, no. 2, 2023, pp. 88–103.

[10] Pusat Studi Hukum Universitas Indonesia, Ketimpangan Akses terhadap Keadilan di Indonesia: Kajian Empiris [Inequality in Access to Justice in Indonesia: An Empirical Study]. Depok: Universitas Indonesia, 2022.

[11] S. Rahardjo, Ilmu Hukum: Suatu Pengantar [Legal Science: An Introduction]. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2006.

[12] E. Rosana, "Kepatuhan hukum sebagai wujud kesadaran hukum masyarakat [Legal compliance as a manifestation of public legal awareness]," Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, vol. 10, no. 1, 2014, pp. 61–84.

[13] S. Soekanto, Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum [Legal Awareness and Legal Compliance]. Jakarta: Rajawali Pers, 1982.

[14] S. Soekanto, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum [Factors Influencing Law Enforcement]. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.

[15] Transparency International Indonesia, Laporan Indeks Persepsi Korupsi dan Dampaknya terhadap Penegakan Hukum [Corruption Perceptions Index Report and Its Impact on Law Enforcement]. Jakarta: Transparency International Indonesia, 2023.

[16] M. F. Zein, "Pentingnya mentaati dan meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat [The importance of obeying the law and improving legal awareness in society]," Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, vol. 3, no. 2, 2023, pp. 71–75.

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Zetria Erma, Ramadhany Nasution, Jenda Ingan Mahuli, Syawal Amry Siregar, Oktavianto Setyo Nugroho, & Saimah Rambe. (2026). Strengthening Public Legal Critical Awareness Through The Book Launch of "Mengapa Hukum Dipermainkan?" Why Is The Law Manipulated?. International Journal Of Community Service, 6(2), 209–214. https://doi.org/10.51601/ijcs.v6i2.909